Tampilkan postingan dengan label cuma ada di ALMAMATERKU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cuma ada di ALMAMATERKU. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 November 2016

Jogja dan Pulang


Jogja itu serupa pulang bagiku.

Sebagaimana pulang, berarti bukan tentang liburan semata, tapi juga ada upaya untuk melunasi kerinduan.

Namun sekarang, sangat sulit bahkan untuk sekedar merencanakan pulang ke Jogja.

Padahal, satu demi satu saudara, saudari, kawan, sahabat, bahkan mentor pun sudah mulai beranjak dari kota ini untuk kemudian melanjutkan episode kehidupan mereka masing-masing di suatu tempat yang lain.

Dan belum tentu kami bisa segera kembali bersua.

Ah Jogja, alam bawah sadarku sedang merindukanmu seisinya beberapa waktu ini.

Seakan akan, kau memanggilku untuk segera mengunjungmu lagi secepatnya meskipun hanya dalam mimpi.

Apalagi para saudara-saudara seperjuanganku yang kini telah mulai menapaki jalan kesuksesan mereka masing-masing.

Jogja, semoga kita segera bersua kembali.

Jember, 20 November 2016

Senin, 24 Oktober 2016

Profesionalitas Itu Penting

Dulu ketika masih menjadi mahasiswa, setiap ada praktikum atau skill lab yang memerlukan orang coba, aku selalu siap sedia menjadi sukrelawan. Selain memang orang coba harus laki-laki, jarang ada yang mau merelakan dirinya menjadi orang coba. Lagipula, kontribusiku sebagai anggota kelompok jika tidak menjadi orang coba juga kurang signifikan pikirku waktu itu. Jadi, aku anggap menjadi orang coba adalah kompensasi sekaligus kontribusi terhadap kelompok. Tapi terkadang  sebagai orang coba, ada kondisi-kondisi yang kurang menyenangkan atau tidak nyaman.

Bukan saja ketika kamu harus diposisikan sebagai pasien yang akan atau sedang diperiksa, tapi juga ketika kamu harus merelakan beberapa bagian tubuhmu terlihat oleh teman-temanmu. Kalo tubuhmu atletis, mungkin bangga kali ya. Lah kalo perutnya tambun, terus dadanya berbulu lebat, apa ga ketawa merekanya nanti. Apalagi kalo yang liat juga ada cewek-cewek, malu dong ya. Percayalah, bertelanjang dada di depan orang yang ga kita kenalin itu ga nyaman. Apalagi kalo orangnya banyak. Udah gitu, perut atau dada pun masih dipegang-pegang untuk diperiksa. Aku juga jadi ingat, ketika sedang kuliah pradik, materi keterampilan pemeriksaan fisik Paru, dosenku meminta seorang relawan dari kami untuk menjadi orang coba. Waktu itu aku enggan, karena pemeriksaan paru mengharuskan orang coba bertelanjang dada. Dan setelah dicontohkan oleh dosen, setiap orang akan mencoba satu persatu. Tentunya kepada orang coba.

Selain itu, tubuhku juga ga bagus-bagus banget, katakanlah tambun meskipun dadaku ga berbulu. Untungnya waktu itu salah satu kawanku bersedia menjadi orang coba. Selepas kuliah, dosenku memberikan "wejangan", bahwasanya jika menjadi orang coba saja tidak nyaman, maka menjadi pasien pun lebih tidak nyaman. Apalagi harus bertelanjang dada di depan orang lain. Oleh karenanya, perlakukan setiap pasien dengan baik dan profesional ketika melakukan pemeriksaan fisik dan jangan lupa meminta izin. Posisikan dirimu sebagai pasien, sehingga kamu bisa memperlakukan pasien sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Pasien datang ke dokter itu sudah membawa keluhan dan ketidaknyamanan, maka sebisa mungkin jangan menambah keluhan mereka lagi, atau minimalisirlah ketidaknyamanan mereka.

Dan disinilah aku sekarang, bertugas sebagai dokter muda di bagian kulit dan kelamin di sebuah Rumah Sakit di salah satu Kabupaten di Jawa Timur. Sekarang, bukan lagi hanya sebatas dada dan perut saja yang akan aku observasi dan evaluasi, tapi terkadang juga aku harus melihat secara utuh. Bahkan alat kelamin sekalipun. Aku yakin ini tidak nyaman bagi setiap pasien yang terkadang harus rela alat kelaminnya dilihat orang lain, apalagi jika penyakitnya berhubungan dengan alat kelamin. Tapi aku yakin, mereka memiliki kepercayaan dan harapan akan kesembuhannya. Jika tidak, mana mungkin mereka mau membiarkan aku melihat alat kelamin mereka. Maka, kepercayaan serta harapan tersebut mutlak harus dibayar dengan profesionalitas.

Bayangkan apa jadinya jika aku tertawa, mengejek, atau mengeluh secara terang-terangan di depan pasien ketika melihat kelainan pada alat kelaminnya. Hal yang hampir pasti, kemungkinan besar aku ga bakal lulus stase ini. Bisa jadi juga suatu saat aku kualat. Maka, profesionalitas mutlak sangat penting sekali disini. Ada satu hal yang harus selalu aku ingat dan pegang teguh, pesan dari seorang guruku bahwasanya, kedokteran itu long life learning, dan guru para dokter, bukan sebatas dosen serta karya-karyanya, akan tetapi juga para pasien. Ya, para pasien juga adalah guru bagi para dokter. Apalagi bagi seorang dokter muda sepertiku ini. Tidak akan pernah seorang mahasiswa kedokteran menjadi dokter tanpa pernah menangani seorang pasien ketika menjadi dokter muda. Ah iya, ngomong-ngomong, terima kasih ya mas, dek, pak yang hari ini rela "tititnya" saya periksa, semoga cepat sembuh dan ga sakit lagi ya! Aamiin.

Sabtu, 16 Juli 2016

Perempuan Pilihan

16 Juli 2016

Perempuan Pilihan

Hari minggu kemarin, aku bersama beberapa saudara berkunjung ke rumah musyrif kami semasa kelas 6 di Muallimin dulu. Bila 3 tahun lalu kami berkunjung ke Jogja dalam rangka menghadiri wisudanya, maka kali ini kami berkunjung ke Tuban dalam rangka silaturahim. Bukan lagi sebagai murid dan musyrif, mungkin lebih tepat sebagai saudara lama. Beberapa hal masih tampak sama, semisal kesederhanaan dan ketaatan hidup beliau. Hal yang berbeda, kini beliau telah memiliki istri dan seorang putri.

Obrolan kami dibuka tentang kuliah, jurusan, serta masalah pekerjaan. Serasa seperti forum ba'da maghrib kelas 6 dulu. Bedanya, sekarang bukan lagi antara musyrif dan murid, mungkin lebih tepat dikatakan seorang adik dan kakak. Kemudian, aku memulai topik yang menarik tentang masalah masa depan, bukan tentang pekerjaan tapi tentang perempuan. Biar bagaimanapun, usia kami memang sudah sepantasnya membicarakan topik ini. Entah mengapa, aku lebih nyaman membicarakan masalah ini pada beberapa orang dibandingkan orang tuaku sendiri. Kami juga selalu tertarik dengan kisah-kisah kehidupannya, terutama percintaanya.

Kebetulan, seorang saudaraku juga sedang dirundung masalah perasaan, dan butuh nasihat seseorang. Dan kesimpulan dari nasihat yang mungkin bisa kuambil kemarin, seorang lelaki harus bisa bersikap dengan tegas dan jelas. Gengsi, apalagi keserakahan tidak akan pernah memenangkan cinta. Kita tidak akan bisa memenangkan dua perasaan dalam satu waktu sekaligus dalam hal percintaan, oleh karenanya ketegasan dalam bersikap dan memilih, dibutuhkan seorang lelaki. Dan yang penting, libatkan Allah, orang tua, dan saudara dalam memilih calon pasangan hidup, dan pilihlah wanita yang baik agama dan akhlaknya. Baru dilihat nasab, harta, dan cantiknya.

Urusan tentang perempuan memang tidak pernah tidak menarik untuk dibahas, apalagi terkait kehidupan masa depan. Pada akhirnya, kami harus pamit untuk kembali melanjutkan perjalanan. Bukan saja menuju Surabaya, tapi juga menuju masa depan.

Terima kasih Ka Wisda untuk jamuan soto, obrolan, dan nasihat-nasihatnya. Semoga ketika nanti silaturahim kembali, sudah ada perempuan pilihan terbaik, yang akan mendampingi perjalanan kami.

Minggu, 10 Juli 2016

Syawalan A6

10 Juli 2016

Syawalan A6

Hari terakhir di kampung halaman sebelum kembali ke perantauan kemarin, aku mengahadiri acara silaturahim dan syawalan rutin bersama para alumni, alum, dan adik-adik Muallimin-Muallimaat. Berkumpul dengan mereka ini selalu mengasikan, karena kisah-kisah yg akan diceritakan tidak akan pernah membosankan, meskipun hanya seputaran kehidupan asrama (bukan asmara). Tidak pernah terlalu serius, meski terkadang ada saja jurus-jurus sepik yg dilacarkan, atau mata yg diam-diam saling mencuri lirik dan pandang.

Ketika aku masih menjadi santri muin (Muallimin) dulu, teman-temanku menyebutku aktifis muat (Muallimaat), sebutan untuk anak muin yang sukanya cari-cari bahkan curi-curi cara untuk kenalan dengan anak muat. Entah mengapa, bagiku mereka memiliki keistimewaan tersendiri. Sampai sekarang pun masih sama. Bahkan ketika kelas 6 dulu, aku pernah sesumbar mengatakan bahwa aku ingin memiliki istri seorang alumni Muallimaat. Meskipun musyrifku (Ka Wisda) yang juga alumni Muin mengatakan bahwa diluar sana nanti masih banyak wanita yang lebih menarik daripada anak muat. Belakangan aku baru tau bahwa istrinya juga alumni muat, tapi belum ku konfirmasi kebenarannya.

Lalu, apakah salah ketika anak muin naksir anak muat? Tentu tidak. Bagiku yg salah adalah ketika anak muin dan muat saling pacaran. Bukan karena aku tidak pernah pacaran dengan anak muat, tapi selain memang melanggar aturan madrasah, kalian juga masih terlalu belia. Lebih baik fokus untuk saling berkarya, berprestasi, dan berdoa agar dijodohkan diwaktu yang tepat dan tepat waktu. Bukankah itu lebih keren? Jika kalian pacaran sekarang hanya untuk saling mengadu perasaan, percayalah bahwa itu tidak lebih dari sekedar membuang waktu
.
Teruntuk adik-adikku yang muat, jangan mau pacaran sama anak muin! Kalo mau, mending sama alumni muin aja. Apalagi kalo dia suka membaca, menulis, juga berprestasi. Jadi duta anti narkoba misalnya, sip sudah itu. Dan teruntuk adik-adikku yang muin, jangan pacarin anak muat ya! Kalo mau, lamar aja nanti kalo sudah jadi alumni, sudah sama2 siap, dan sudah direstui.

Jadi, selamat kembali berjuang meraih cita-cita dan cinta masing-masing ya dek, sukses untuk kita semua! Tahun depan, kuy kita syawalan asik lagi. 

Minggu, 09 Maret 2014

Bhineka Tunggal FK

  Namaku Deny Dwi Hartanto,NPM 12700221. Aku mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Udah gausah nanya kampusku dimana, paling juga kamu gatau kalo kukasih tau alamatnyanya. Kalo emang tetep ngotot mau tau,gini deh, kamu tau dolly? iya dolly, tempat prostitusi yang katanya terbesar se Asia Tenggara, nah deket situ deh kampusku. Oke, sebagaimana lazimnya seorang mahasiswa FK di PTS, pastinya kebanyakan dari kita nih ya, (udah ngaku aja) dulu waktu SMA/MA pasti punya impian buat kuliah di FK PTN.Berharap bisa jadi bagian dari sejarah FK-FK PTN terkenal, tertua, terbaik, dan ter ter lainnya. Gitu juga aku sob, dulu waktu MA, pas SNMPTN, mimpiku itu, aku pengen bisa jadi bagian dari FK UNS :’D dan pilihan duanya adalah FK UNMUL. Tapi ya namanya hidup, manusia punya rencana buat hidupnya, Allah mah juga punya Maha Rencana buat hidup hambanya ini, dan ya, salah satu Maha Rencana Alah itu adalah aku gagal di SNMPTN ku hahahaha…oke, cukup meratapi kegagalannya, let’s move on,perjuangan berlanjut.

Jumat, 15 November 2013

Roda kehidupan dan Lift kehidupan

  Ada sebuah kalimat yang terkenal dan disebut-sebut sebagai kalimat motivatif, dan tentunya sudah ga asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Sebuah kalimat yang bukan saja di sebut kalimat motivatif, akan tetapi juga disebut sebagai kalimat yang sarat akan nasehat. Sebuah kalimat filosofis dan kal..oke, kelamaan deh ya, langsung aja deh, kalimatnya itu berbunyi kurang lebih kayak  gini, ”hidup itu bagaikan roda, selalu berputar, kadang di bawah, kadang juga diatas, dan bahkan kadang pula kempes, jadi jangan pernah sombong ketika kamu sedang berada di atas, karena bisa jadi esok lusa, kamu bisa saja berada dibawah”. Yaa gitu deh kalimatnya.So, gimana bro?? pasti udah pernah denger kan kalimatnya?? dan bener kan?? benar-benar (bukan) sebuah kalimat motivatif, filosofis, dan kalimat yang sarat akan nasehat bukan??? iya dong.

Sabtu, 15 Juni 2013

Seupil kisah tentang upil

  Ngupil, sebuah kata kerja yang pasti ga asing di telinga para orang Indonesia. Ya apalagi artinya kalo bukan nyari upil, sebuah benda kenyal, kadang bulat, unyu unyu, yang ada di dalam hidung. Ada suatu hal yang menarik tentang ngupil ini. Entah cuma terjadi sama aku, atau juga sebenarnya orang lain juga ngalamin kejadiannya. Kalo aku perhatikan ya, setiap aku habis ngupil (pake jari telunjuk tangan kiri) pasti habis ngupil, jariku tadi langsung aku liat. Sebenarnya bukan jarinya sih yang pengen diliat, tapi upilnya, hehe. Rasanya kurang afdhol atau ada yang sesuatu yang kurang gitu kalo habis ngupil, tapi upilnya ga diliat. Semacam perokok aktif, yang kalo abis makan harus ngerokok, atau perokok aktif, yang kalo lagi nongkrong di warung kopi, minum kopi harus di temanin sama rokok. Ya gitu deh, ada yang kurang gitu rasanya kalo habis ngupil tapi ga liat upilnya.

Sabtu, 09 Maret 2013

Mau nensi atau orasi??

  Waktu tanggal 3 maret 2013 kemaren,tepatnya hari minggu pertama di bulan maret,SKI FK UWKS ngadain acara tenda tensi di taman prestasi kota Surabaya,yang juga merupakan program kerja tetap SKI dari tahun ke tahun.Acara tenda tensi ini sendiri,isinya itu pemeriksaan tekanan darah atau tensi gratis bagi masyarakat umum yang pengen meriksain tekanan darahnya,juga ada pemeriksaan gula darah,dan semuanya dilakukan dengan gratis,tanpa di pungut biaya sepeserpun,malah di kasih cinderamata pasiennya,hehehe.Yaa itung-itung proker yang sekalia beramal lah,biar Allah saja yang mengganti bayarannya,hehehe.Nah,kesemua kegiatan tadi,menensi dan mengecek gula darah,yang ngelakuin itu ya mahasiswa.Yang nensi itu bagian mahasiswa semester 2,yang bagian ngecek gula darah bagian senior senior semester 6.

Kamis, 28 Februari 2013

Fadli,antara Usus buntu dan Otak buntu

How cute me,don't me? :3
  Waktu lagi tentiran (semacam bimbel kelompok) anatomi dan ngebahas salah satu bagian usus besar yaitu appendix vermiformis atau orang-orang lebih akrab dengan nama usus buntu,aku  jadi inget sama salah satu temen sekolah yang juga temen sekelasku dulu semasa MA (gak ake ‘S’) di Muin.Jangan tanya dia pria apa cowok,karena sudah jelas dia laki coy.Badannya berotot dan padat ala anak fitness,tapi sebenarnya ga pernah fitness sih,punya jenggot yang menegaskan kalo dia emang macho,tapi jenggotnya dikit sih.Berotot padat,dan berjenggot,hmm kesannya jadi macho apa homo ya?eh maksudnya macho ding,iya macho.Dia juga maskulin,atau boleh dibilang hampir mirip kayak cowok-cowok metroseksual gitu.


Senin, 14 Januari 2013

Seketika rindu...



  Kenapa tiba-tiba  jadi rindu sama suasana shubuh diasrama dulu ya?suasana shubuhan pas masih kelas 4 yang masih bisa lancar,bangun tidur langung cus ke masjid waktu masih di asrama 1.Suasana shubuhan kelas 5 pas masa-masa jadi mujanib yang harusnya ngurusin adek-adeknya,salah satunya bangunin shubuhan,malah aku yang harus dibangunin sama mr. Joe pake di panggil nama gitu di asrama 10,pake microfon asrama pula hahaha. Suasana shubuhan kelas 6  yang masa-masanya harus deket sama Allah karena mau UAN dan selalu di bangunin sama ka Wisda dengan sabarnya tak kenal lelah dan tak kenal waktu membangunkan kami untuk melaksanakan ibadah shalat shubuh,padahal ya masih shubuh.

Keajaiban dan keberuntungan

  Percaya sama yang namanya keajaiban?atau keberuntungan?mungkin banyak orang percaya mungkin juga banyak yang ga percaya,dan akhirnya banyak juga yang percaya ga percaya,ya akhirnya percaya juga.Tapi,aku sendiri percaya sama dua hal ini.Yap,aku percaya pada yang namanya keajaiban dan keberuntungan.Dan juga aku sudah beberapa kali membuktikannya,termasuk pada hari ini.Yap hari ini aku kembali membuktikan keajaiban dan keberuntungan,walaupun ga  ada rumus-rumus pasti yang dapat membuktikkannya,atau statement-statement ilmuwan yang mendukungnya.


Senin, 31 Desember 2012

Desember penuh kejutan

  Rasanya desember memang selalu menjadi bulanku.Maksudnya disini,bagiku desember selalu memihakku.Nah,setiap datang bulan desember,entah kenapa ada rasa senang tersendiri dalam hati ini(oke ini agak lebay).Dibulan desember 2012 ini aja,aku udah dapat 2 kali kejutan di akselerasi ulang tahunku,dan juga pas ulang tahunku.Dan ternyata,emang gak cukup 2 kali kejutan di desember 2012 ini.Mungkin karena angka tahun depan 2013,jadi aku juga dapat kejutan 3 kali di bulan ini.Yap 3 kali,yang pertama pas diklat SKI (Akselerasi ulang tahun),yang kedua pas tengah malam menjelang pagi di kos (Serangan Fajar : Sweet Nineteen),dan yang ketiga ini pas api unggunan di diklat TBM SPINE!!!Nah,apa yang membuat kejutan kali ini tetap spesial walau..yaa emang terlambat banget?ya karena bagiku,setiap kejutan yang kuterima  di bulan desember,memang selalu spesial!!!haha namanya juga anak spesial.Disini konsep kejutannya emang agak kebaca sih.

  Awalnya kupikir,ah kejutan beginian mah udah biasaaa,disidang gitu di tengah forum api unggun.Nah,tapi yang mengejutkan itu waktu mas-mas instriktur dari tim SAR bawa kue ultah yang lengkap,pake lilin gitu,terus di suruh niup lilinnya persis kayak orang lagi ulang tahun!!!OMG,ini yang cukup buat aku terkejut,karena emang di kejutan-kejutan sebelumnya ga ada kuenya -_-v hehe.Kuenya enak banget sumpah deh ga bohong :3 tapi harus berakhir bukan di mulut dan perutku,namun…di wajahku -_- dan sampai harus membuatku mandi di malam hari dengan air sedingin air es batu.Gimana ga dingin,bumi perkemahannya di Cuban Rais malang eh,bayangin dah.

  Yaaah,setiap kejutan yang kudapat di Desember 2012 ini,semuanya rasanya spesial,benar-benar spesial dan berkesan, hingga sayang untuk di lewatkan hanya dalam ingatan memori semata,makanya kutuliskan.Dan terakhir namun bukan yang paling akhir,aku berdoa semoga orang-orang yang baik hatinya,yang senantiasa membuatku bahagia di bulan desember ini khususnya,ah,bukan bulan desember ini aja ding,tapi sepanjang tahun 2012 ini,dapat diridhai dan dibalas kebaikannya oleh Allah SWT,aamiin.

Kamis, 27 Desember 2012

Serangan Fajar : Sweet Nineteen

  Yang namanya kejutan itu,ya harus mengejutkan,kalo ga mengejutkan ya bukan kejutan dong namanya.Nah,bicara tentang kejutan,beberapa waktu yang lalu aku mendapat kejutan di H-3 ulang tahunku,dan jujur sih ya,sebenarnya aku orang yang suka memberi kejutan pada orang lain.Tapi,walaupun aku suka ngasih kejutan ke orang lain,aku jarang banget dapat kejutan,sampe mau ulang tahun aja woro-woro sana sini minta kejutan.Eh,kalo udah woro-woro minta kejutan,apa masih bisa di sebut kejutan ya?tapi ternyata doa dan harapanku buat dapat kejutan terutama di ultahku yang ke 19 ini Alhamdulillah terwujud juga.Kejutan pertama,kudapatkan waktu lagi jadi peserta DIKLAT SKI dan yang kedua…ini yang kejutannya pas hari H dan aku bener-bener ga nyangka dan yaa,akhirnya jadi kejutan beneran.

Akselerasi ulang tahun

  Selama 18 tahun  aku hidup,setiap hari lahirku yang tepatnya 11 desember,rasa-rasanya aku belum pernah mendapatkan kejutan dan merayakannya seperti orang kebanyakan.Tapi…di umurku yang HAMPIR mendekati 19 tahun ini (mendekati banget,belum waktunya tapi) aku mendapatkan sebuah kejutan yang cukup mengejutkan.Ulang tahunku sebenarnya masih 3 hari lagi,namun teman-temanku memberikan kejutan malah hari ini,menggotong dan menceburkanku kekolam di vila tretes yang airnya cukup dingin-dingin menyegarkan,apalagi di sore menjelang malam,brrr.Oya,ngapain aku di tempat kayak gini?kebetulan lagi ikut acara pendidikan latihan yang diadain SKI (SieKerohanian Islam) FK UWKS.

Minggu, 04 November 2012

Inilah Almamaterku!!!


 Pernah gak kamu mikir gini ya,misal nih,kamu itu anak kos,nah di kosmu,kamu sama temen-temenmu punya sebuah sumber air minum,anggaplah galon bersama buat kamu sama teman-teman penghuni kosmu itu.Nah,suatu hari,kamu sama teman-temanmu se kos,malah ngeludahin air di galon yang kamu pake minum tadi,ludah yang bau banget,jiji'i lah,ada dahaknya,kental kental warna ijo gitu,pokoknya menjijikan deh,tapi habis itu,kamu sama teman-temanmu tadi,malah tetap minum dari galon yang kamu ludahin tadi,kira-kira,kamu jijik gak?kalo aku sih jijik,entah kalo kamu gak jijik,tapi kalo kamu emang gak jijik,berarti ada yang salah sama kamu.

Selasa, 25 September 2012

My Musyrif My Hero

Musyrif,abdi dalem Muallimin
 Tau siapa yang gajinya paling rendah di Muallimin??kalo kamu jawab gaji para ustad!!!ooh,salah dong,emang sih,gaji mereka gak tinggi tinggi banget,tapi bukan yang terendah,kalo kamu jawab lagi CS (Cleaning Service)!!ooh,kamu salah lagi,terus siapa dong?pertanyaan bagus,elemen yang gajinya paling rendah di Muallimin adalah para Musyrif.Emang berapa sih gajinya?nah,sependek pengetahuanku,kebetulan juga pas jamanku kelas 6 dulu sih (2012),gaji yang di terima sama musyfir di Muin itu 'CUMA' sekitar 550 ribu aja lho!! :D setara sama DRB (Dana Rutin Bulanan) yang kita bayar pas jaman

Senin, 10 September 2012

Tribute to my friend : Burhanuddien Ibrahim Rahmani

Burhanuddin Ibrahim Rahmani aka Boim
  Aku selalu bangga sama almamaterku,yang juga sekolahku,tempat dimana aku pernah nimba ilmu,tapi gak pernah nimba air,Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta.Tapi kadang juga mangkel sih,kadang lho,bukan sama almamaternya,tapi sama beberapa sistemnya yang..yaa gitu deh hehe..Muallimin itu sekolah unik,aneh,tapi keren dan yang terpenting,Muallimin itu peternakan pengahasil orang orang hebat,contohnya ya aku ini,Deny Dwi Hartanto hahaha..dan juga salah satu produknya yaitu temanku,teman sekelas bahkan seasrama dan sekamarku,Burhanuddien Ibrahim Rahmani,atau sebut saja Boim alias MasBro (nama sebenarnya).

TGIF :D

  Dari tujuh hari dalam seminggu,dan tiga puluh hari dalam sebulan dan seterusnya lagi,hari yang paling ku tunggu selain hari libur,juda adalah hari kamis dan jumat,yang juga merupakan hari libur di Muallimin.Kalo ada yang nanya lagi kenapa kamis sama jumat?kalao anak/alumni Muin mah,mesti tau jawabannya,karena hari kamis dan jumat itu hari dimana menjadi titik tertinggi perjuangan kami selama seminggu penuh sekolah!!!ga faham ya? -_- fiuh singkat dan gampangnya,kamis jumat itu weekend!!!iya WEEKEND!!!mungkin ada lagi orang kampret yang nyolot,"hah?weekend?yang bener loe!!weekend itu kan hari sabtu minggu kale!!woo ngaco!!"

Kamis, 30 Agustus 2012

DAMN!! I GOT MY BIRTHDAY TODAY!!!



  "We we,angkat angkat!!kae sikile cekeli!!!iwangi cuk!!" (we we,angkat angkat,itu kakinya di pegangin!!bantuin cuk!!!) satu asrama tiba-tiba langsung pada heboh riuh tapi gak ricuh waktu itu!!tau kenapa?ga tau dong pastinya haha apa ada yang mau nebak?!aa,bukan,bukan gara-gara ada ular gede yang lepas diasrama,ada lagi?aa,bukan juga gara-gara ada sidak mendadak dari madrasah
yang bisa-bisa bikin BK/KS jadi kaya mendadak,faham artinya kan?oke kalo ga faham jadi begini,kalo sempat ada sidak

Jumat, 24 Agustus 2012

Keluarga Muballigh Hijrah Magelang 2010 :)

  Tiap tahun pas bulan ramadhan/buan puasa tiba,madrasahku tercinta (Madrasah Muallimin) ngadain kegiatan yang namanya Muballigh Hijrah yang khusus buat anak kelas 2 MA (gak pake 'S').Muballigh Hijrah.Itu adalah acara dimana kami para anak-anak ganteng,sholeh,dan berilmu (amiin) ini dikirim dan di tempatkan di suatu daerah buat jadi Muballigh.Awalnya daerahnya cuma sekitar DIY sama Jawa Tengah,terus melebarkan sayap ke Jawa Timur,abis itu tambah lebar ke barat,tepatnya daerah Sumatra,sampe akhirnya melebar lagi ke daerahku (Tana Paser) di Kalimantan Timur.