Minggu, 28 Juni 2015

Suatu Ketika

Suatu ketika nanti, pasti ada sesuatu yang memang sudah waktunya untuk direlakan dan diikhlaskan untuk dilepaskan. 

Yang harus dilakukan, terima dengan lapang dada, gentleman, dan ambil hikmahnya. 

Potong rambut misalnya. 

Karena cinta, terkadang tidak harus memiliki. 

:)

Semoga Saja Benar

Kadang cinta itu tak harus memiliki. 

Aku belajar dari pengalamanku bersamanya. 

Karena itu aku potong rambut. 

:)

Komitmen

Bukan karena mencari yang sempurna, yang menjadikan diri terus sendiri. Tetapi yang Maha Sempurna lah menginginkan menjaga diri. 
.
.
.
Ini bukan tentang pembenaran atau sekedar alasan, ini tentang komitmen menjaga hati untuk orang yang dinanti dan juga sedang menanti.

Tentang Masakan

Seenak apapun makanan di luar, yang paling enak tetap hanya ada tiga. Makanan yang pertama, makanan dari masakanku sendiri, yang kedua, makanan yang dimasakan oleh mama dan papaku, dan yang ketiga, makanan pertama yang nanti akan dimasakan olehmu buatku.

Pura-Pura

Aku ini pandai dalam berpura-pura, apalagi kalau hanya sekedar berpura-pura bahagia. 

Hanya ada beberapa hal yang membuatku bodoh dalam berpura-pura.

Dan beberapa hal tersebut diantaranya adalah ketika aku harus berpura-pura tidak (pernah) menyukaimu, dan ketika aku harus berpura-pura bahagia ketika kau menjadi kekasihnya.

Hai Kamu Wanita :)

Setinggi apapun pendidikan wanita, karir terbaiknya adalah di dalam rumah tangga. Bayaran termahalnya adalah ridha suami, dan prestasi terbaiknya adalah mencetak anak yang sholeh/ah dan cerdas.